Inilah aku...
Aku yang terlahir dari lingkungan yang masih terbawa budaya…
Itu pun timbul banyak tanya tentang kebenaran akan diriku,
Hanya asa yang sempat terlintas dalam benakku,
Pikirku memunculkan seribu tanya dalam dadaku,
Meronta tuk dapatkan jawaban akan diriku…
Siapakah aku?
Hmmm…
Hembusan nafas akan tetap ada
Penantian pun mengikuti tiap aliran darah ini
Aku tak tahu
“Vivi……………”, itulah sapaan buatku yang akan selalu aku ingat ketika aku mencoba menerawang masa itu………
Ketika ia meluangkan berjuta harap padaku
Rangkaian impian pada sosok yang kadang tak berdaya ini
Vivi akan tetap ada…
Sapaannya mengingatkan pada kenangan termanis kala senja itu
Mata ini kembali terbuka mendengar lantunan syair cinta
Sembari bibir ini mengikuti syair penyejuk hati
Vivi telah kembali……
Ditemani harapannya yang telah jauh entah dimana
Moga Dia selalu menempatkannya pada tempat terindah-Nya……
Waktu semakin berputar, hari pun berganti……
Nama pun mengalami perubahan……
Silvia………………………
Itulah yang nyata………
Siapa pun aku, hanya waktu dan impian yang menjadi pengobat rinduku padanya
Dalam lamun rinduku yang berada di batas waktu
Silvi adalah Vivi……… Tentunya Vivi itu Silvi………
Sama aja… Inilah Silvia…
Teruntuknya…… Vivi sungguh bahagia tahu akan kebenaran diri………
Semoga bahagia di sisi-Nya.
Ganbatte Kudasai, Vhie2 Chan! ^_^
Ketika rindu dalam lamunku melintas di bayangku
Tempatku berteduh, 20 Juni 2010 14:58
Silvia Dyah Puspita Sari (Vivi)
Monday, 21 June 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment