Showing posts with label Goresan Kata. Show all posts
Showing posts with label Goresan Kata. Show all posts

Friday, 13 July 2012

Melangkah lagi... Kepakkan sayap-sayap mengitari halaman. Hanya sekejap. Mencoba bangkit mendulang tinggi. Kibarkan semangat, terbang dalam angan, setiap kata mempunyai makna. Sayap-sayap itu pun bersinar. Putih terang. Perlahan terangkat. Amboi. Indahnya angkasa bersama butiran mimpi. Inilah cita. Harapan yang pasti akan jadi nyata. Itulah usaha, harapan, dan doa.
Pikiran kadang tak harus sesuai dengan perasaan. Perasaan yang hanya terbawa oleh emosi. Setengah tahun yang lalu kamu menghubungiku untuk sebuah perkenalan, hanya tau dari temanku. Kejadian itu hanya kebetulan, karena kamu memang teman dari temanku. Dua bulan lalu kamu sering memberikan informasi kepadaku. Tentunya memang kebetulan, kamu kan sudah jadi temanku. Sebulan yang lalu, kamu menanyakan perkembangan hobi & minatku. Aku rasa itu hanya kebetulan karena sudah sewajarnya sebagai teman. Minat dan hobi yang kebetulan sama. Ya tentunya itu memang kebetulan. Pasti. Kamu kan tau aku dari teman yang satu tujuan hobi & minatnya. Pasti itu kebetulan. Aku tahu, hal ini juga pasti memang kebetulan. Kamu perhatian padaku, hanya sekedar menanyakan kabar, memberikan motivasi dalam hidupku. Kamu kan memang teman. Hal itu wajar karena kita memang teman. #Hidup lebih realistis. Pikiran dan perasaan itu beda tipis. Rasakan sesuatu yang realistik agar pikiran juga realistis. Menjadi lebih peka, karena peka dan tolol itu tak jauh. Hidup tetap hidup. Seperti inilah hidup, tinggal dijalani dengan penuh motivasi hidup. Sabar... Kemenangan itu pasti 'kan datang. Ganbatte! ^_^ Semarang, 23 Juni 2012

Thursday, 12 May 2011

Perjalanan panjang. Seperti biasa. Hari Rabu adalah hari yang panjang bagiku. Jadwal kuliah padat dari mentari menjelang sampai mentari hendak menuju ke peraduannya. Sorenya mengisi mentoring untuk kelompok adik-adik Tutorial PAI. Malamnya ngajar ngaji. Setelah itu, ada pembelajaran yang sangat berharga dari hasil ketemuan dengan Kak Nur, salah satu teman atau sesepuh di Pramuka, pembina yang membuatku kagum dengan untaian kata-kata motivasinya. Begitu dalam.

Thursday, 5 May 2011

"Cinta itu menyembuhkan, bukan menyakiti"
Aku pernah mendengar kata-kata itu. Menyejukkan. Aku setuju. Bila cinta harus saling menjaga, menerima dan memberi. Cinta apa adanya. Cinta setelah ada perubahan hanyalah perjanjian, itu bukan cinta yang sesungguhnya. Kalau cinta hendak di kata. Kenapa harus diam. Apa benar cinta tak perlu kata, cinta hanya untuk dirasa? Aneh memang kalau sudah berbicara masalah cinta. Kadang logika pun tak mampu menjawabnya. Hanya rasa yang mampu berbicara. Lantas, apa yang dipermasalahkan dalam cinta? Satu hal yang perlu dipertanyakan, perhatian. Cinta butuh perhatian akan rasa sayang. Tulus tanpa dibuat-buat. Perhatian yang akan tetap dalam penantian. Perhatian sesaat, setiap waktu, atau perhatiaan jika ada mau. Entahlah. Hanya sang pembelajar cinta yang mampu menjawab akan rasa itu. Sulitnya kalau hati telah berpaut. Bertahan penuh tanya. Lepas pun sulit terasa. Mengambang diantara keduanya bagai hidup di tengah-tengah samudra. Hanya waktu akan mampu tuk membaca semua rangkaian peristiwa.

5 Mei 2011, 10:04
Silvia Dyah Puspita Sari

PENGUNJUNG

BTemplates.com

Categories

Powered by Blogger.

Senyum Salam Sapa

Selamat datang di Blog saya...

GANBATTE

GANBATTE

PROFILKU

My photo
Pati, Jawa Tengah, Indonesia
Saya itu hanya orang biasa yang berusaha untuk menjadi luar biasa. Keinginan dan kepercayaan yang kuat bisa menjadi motivasi saya untuk terus bergerak. Saya lebih suka sesuatu yang apa adanya, tak perlu dibuat-buat. Santai saja dan semangat tentunya.

Followers

Labels

Search This Blog

Popular Posts