Kemah Pramuka Bakti Merapi
oleh : Silvia Dyah Puspita Sari
Kemah Pramuka Bakti Merapi (KPBM) 2011 diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Pramuka Racana Wijaya Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada 3-5 Juni 2011 di Desa Kalibening Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Peserta KPBM berjumlah 130 mahasiswa dari semua Fakultas di Unnes, dibagi menjadi beberapa tim. Salah satunya adalah tim Psiko Edukatif, merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan di Fakultas Ilmu Pendidikan.
KPBM yang memiliki motto “tiga hari dua malam satu hati untuk Merapi” ini dibuka langsung oleh Rektor Unnes, Sudijono Sastroatmodjo pada hari Jumat (3/6) dengan ditandai pemukulan kentongan saat upacara pembukaan. Setelah upacara selesai, dilanjutkan penanaman pohon oleh Rektor. Bibit pohon yang dipilih untuk penanaman dalam rangka konservasi adalah bibit pohon sengon dan bibit jabon yaitu jati kebon. “Buah tidak bisa tahan lama, tanaman bisa tahan lama,” kata Rektor saat diwawancarai siang itu.
Siangnya diadakan latihan gabungan kepada siswa SD setempat. Sorenya, mahasiswa dari tim tonnis membuat pembuatan lapangan tonnis yang bertujuan agar masyarakat bisa ikut menikmati permainan tonnis, salah satu permainan baru yang diciptakan oleh Unnes. Harapannya melalui tonnis dapat membuat anak-anak dan warga riang. Trauma pasca erupsi yang dialami oleh anak-anak dan warga tak mungkin bisa langsung hilang begitu saja. Akan tetapi, hal tersebut bisa diupayakan dengan mengalihkan perhatian mereka pada hal lain yang sekiranya lebih bermanfaat. Salah satunya dengan permainan tonnis bisa sebagai sarana untuk mengalihkan perhatian.
Malam harinya, diadakan kediatan Psiko Edukatif kepada masyarakat. Melalui permainan, pelatihan dan kegiatan bertujuan untuk mengembalikan motivasi masyarakat. Rasa percaya diri juga diharapkan bisa kembali pada diri setiap warga yang pernah mengalami situasi saat meletusnya Gunung Merapi yang tak jauh dari lokasi.
Pada hari kedua (4/6), dilaksanakan Psiko Edukatif di TK Kanisius, SD Kanisius, dan MI Muhammadiyah di Kecamatan Dukun untuk menumbuhkan motivasi dan percaya diri. Pada kegiatan Psiko Edukatif di SD Kanisius, setelah kegiatan di kelas dilanjutkan permainan di lapangan diantaranya permainan Bola Telur Naga, Pinhol, Crazy Balls, dan Water Volly. Pada waktu yang bersamaan juga diadakan Pemberdayaan taman bacaan dan permainan tonnis di lingkungan desa Kalibening. Siangnya diadakan kegiatan Trauma Healing bagi guru-guru SD/MI di Ruangan kelas MTs Muhammadiyah Kecamatan Dukun. Malam harinya diadakan pentas seni yang melibatkan warga dengan tujuan untuk mengakrabkan diri.
Pada hari ketiga (5/6) yang merupakan hari terakhir KPBM, peserta bersama warga melaksanakan kegiatan konservasi berupa penanaman pohon dan bakti lingkungan di desa tersebut secara. Peserta KPBM melakukan bersih jalan dan rerumputan yang mengotori lingkungan. Pada saat yang bersamaan juga diadakan lomba pesta siaga di lingkungan perkemahan. Setelah istirahat sejenak, akhirnya KPBM ditutup pada siang itu melalui upacara penutupan yang ditandai dengan pemukulan kentongan.
Semarang, 6 Juni 2011, 17:17 WIB
Silvia Dyah Puspita Sari
Friday, 18 November 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment